Kamis, 01 Maret 2012

KATA BIJAK BAHASA JAWA

*Memayu Hayuning Bawono (MHB):
Mengusahakan Keselamatan, kebahagiaan, dan Kesejahteraan Hidup di dunia. Ini kita interpretasikan sebagai peningkatan dan menyebarluaskan, kesejahteraan, pengembangan kerohanian dan kesucian dalam keluarga, masyarakat, budaya dan jaringan planet hidup.
*Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati;
Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.
*Manungsa mung ngunduh wohing pakarti;
Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri.
*Urip kang utama, mateni kang sempurna;
Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya.
*kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo.
Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.
*Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu.
Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesehatan kita senantiasa terjaga.
*Adigang, adigung, adiguno;
Jaga kelakuan, jangan somobong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latarbelakangmu.
*Aja mbedakake marang sapadha-padha;
Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesame manusia.
*Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan;
Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita dapat menjangkaunya.

* Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat nagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat),
* Sura Dira Jayadiningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar),
* Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan),
* Manusia Dapat Dihancurkan Manusia Dapat Dimatikan Tetapi Manusia Tidak Dapat Dikalahkan, Selama Manusia Itu Masih Setia Pada Hatinya Sendiri Atau Ber-SH,
* Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka),
* Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).
*Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman (Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).
 *Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
*Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).
*Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).
*Sepiro gedhene sengsoro yen tinompo amung dhadi cubo( seberapa besar masalh jika diterima dengan lapang/ikhlas hanya menjadi cobaan/ringan).
*Olo Tanpo Rupo Yen Tumandhang Amung Sedelok ( setiap kesusahan, keburukan, dan masalah-masalah apabila dijalani dengan senang hati maka akan hanya terasa sebentar saja).
*Tega Larane, Ora Tego Patine ( berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak.)
*Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan ( sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi.)
*Ojo Seneng Gawe Susahe Liyan, Opo Alane Gawe Seneng Liyan ( jangan suka membuat orang lain bersusah dan tiada buruknya membuat bahagia orang lain)
*Ojo Waton Ngomong Ning Yen Ngomong Sing Gawe Waton ( jangan hanya sekedar bicara, namun apabila bicara harus bisa dibuktikan)
*Ojo Rumongso Biso Ning Sing Biso Rumungo ( janganlah merasa paling bisa namun sadar diri atas apa yang dapat dilakukan orang-orang disekitar kita)
*Ngunduh Wohing Pakarthi ( siapa yang berbuat pasti akan menerima hasil perbuatanya).
*ojo sok gawe susahe liyan opo alane gawe seneng liyan (Jangan suka membuat susah orang lain, tapi berbuatlah kebajikan pada orang lain).

2 komentar:

  1. salam sedulur, ku juga wong SH Terate Semarangan.. terus maju ya

    BalasHapus
  2. salam seduluran mator sembah nuwon mpon singgah teng blog kulo,,,_/\_

    BalasHapus